JAKARTA - Sejumlah analis memproyeksikan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini berpeluang menguat dan memberikan rekomendasi saham-saham pilihan pada perdagangan Selasa (1/9/2026).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sebelumnya ditutup menguat 0,11 persen atau bertambah 7,35 poin menuju level 6.525,47.
Indeks komposit kala itu dibuka di posisi 6.511,10 dan sempat menyentuh level tertingginya pada 6.528,09. Sebanyak 392 saham menguat, 233 saham tertekan, dan 166 saham bergerak stagnan, dengan kapitalisasi pasar menyentuh Rp11.448,27 triliun.
Dari jajaran saham berkapitalisasi besar (big caps), penguatan dicatatkan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) sebesar 2,12 persen ke Rp3.860 dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) sebesar 1,88 persen ke Rp3.250. Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) turut menguat 1,17 persen menjadi Rp2.600.
Sebaliknya, saham PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) tergerus 3,43 persen menuju level Rp14.075 per saham, diikuti PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang melemah 3,06 persen menjadi Rp1.110.
Tim Analis MNC Sekuritas memprediksi dalam skenario terbaik (best case), IHSG tengah berada di awal wave v dari wave (c) sehingga berpotensi melanjutkan penguatan ke kisaran 6.599-6.666.
"Namun, worst case [merah], posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c), cermati area koreksi IHSG yang dapat kami perkirakan berada pada rentang 6,289-6,352," tulis publikasi riset harian MNC Sekuritas, Selasa (1/9/2026).
MNC Sekuritas menetapkan batas support IHSG di level 6.373 dan 6.272, sedangkan batas resistance berada di kisaran 6.599 dan 6.705.
Investor direkomendasikan untuk memertimbangkan opsi buy on weakness pada saham PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) dan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO), serta trading buy untuk saham PT Harum Energy Tbk. (HRUM) dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET).
Pada pembukaan perdagangan hari ini pukul 09.01 WIB, IHSG tercatat naik 0,43 persen atau 28,36 poin ke posisi 6.553,83. Indeks bergerak dari level terendah 6.538,12 hingga sempat mencapai titik 6.556,86, di mana 338 saham naik, 118 saham terkoreksi, dan 231 saham stagnan dengan kapitalisasi pasar Rp11.498,69 triliun.
Selanjutnya pada sesi I, IHSG ditutup menanjak 0,60 persen atau 39,03 poin ke level 6.564,51. Sebanyak 400 saham terangkat, 238 saham terkoreksi, dan 325 saham stagnan, dengan nilai kapitalisasi pasar berada di angka Rp11.463 triliun.