Harry Kane Tetap Santai soal Ballon d'Or Usai Ukir 73 Gol

Jumat, 18 September 2026 | 19:49:01 WIB
Bomber tajam Bayern Munich, Harry Kane [FOTO: NET].

JAKARTA - Penyerang andalan Bayern Munich, Harry Kane, baru saja merampungkan periode fantastis sepanjang musim 2025-2026. Sosok penyerang ini tercatat berhasil melesakkan total 73 gol saat membela Bayern Munich dan Timnas Inggris.

Raihan impresif tersebut menempatkan nama Harry Kane dalam deretan kandidat kuat penerima penghargaan individual bergengsi, Ballon d'Or, tahun ini. Kendati demikian, Kane menegaskan dirinya tidak berfokus mengejar piala individu itu dan memilih memprioritaskan performa tim di lapangan.

Ajang perebutan bola emas edisi kali ini dipastikan berlangsung sengit, di mana sang bomber berusia 33 tahun harus bersaing ketat dengan sederet nama tenar.

Catatan sejarah mencatat belum ada lagi pesepak bola asal Inggris yang sukses menyabet Ballon d'Or setelah Michael Owen memenanginya pada edisi 2001 silam. Di musim ini, persaingan ketat juga datang dari talenta muda Barcelona, Lamine Yamal, serta penyerang tajam Real Madrid, Kylian Mbappe, yang turut meramaikan bursa calon pemenang.

Musim Terbaik dan Rekor Gol

Lewat wawancara bersama media asal Spanyol, Marca, yang dipublikasikan pada Jumat lalu, mantan pemain depan Tottenham Hotspur ini membagikan pandangannya terkait pencapaian luar biasa yang diukirnya.

“Saya tidak pernah suka berbicara terlalu banyak tentang diri saya sendiri,” ungkap Harry Kane dikutip dari Reuters.

“Satu-satunya hal yang ingin saya katakan adalah bahwa musim lalu sungguh luar biasa, baik secara pribadi maupun bagi tim.”

“Itu, sejauh ini, adalah musim terbaik dalam hidup saya,” tambah penyerang kelahiran London pada 28 Juli 1993 itu.

Torehan 73 gol tersebut menjadi catatan tertinggi yang pernah diukir seorang pesepak bola sejak keberhasilan Lionel Messi melesakkan 82 gol pada musim 2011-2012. Walau bangga atas rekor tersebut, ia menyadari hal itu tak secara otomatis menjamin dirinya keluar sebagai pemain terbaik dunia, yang hasilnya diumumkan pada 26 Oktober mendatang.

"Saya sangat bangga dengan itu ... tetapi Ballon d’Or tidak ada di tangan saya. Itu tergantung pada orang-orang yang memberikan suara. Sejauh yang saya ketahui, musim lalu sudah berlalu.

“Sekarang saya fokus pada musim ini dan saya menantikan untuk melihat apa lagi yang bisa saya raih.”

Dukungan Beckham untuk La Pulga

Di tengah hangatnya persaingan calon pemenang, dukungan kuat justru datang untuk sang kapten timnas Argentina. Presiden Inter Miami, David Beckham, secara terang-terangan menyampaikan dukungannya agar piala tersebut dapat kembali disabet oleh pemain andalannya.

Beckham menilai penampilan mantan penggawa PSG itu sepanjang setahun terakhir sangat konsisten dan layak dianugerahi penghargaan tertinggi tanpa keraguan sedikit pun.

"Saya rasa ketika Anda melihat dia melakukan hal-hal seperti ini malam ini, ketika Anda melihat penampilannya di Piala Dunia seperti yang dia tunjukkan, bukan kebetulan dia kembali dipertimbangkan untuk Ballon d'Or," ujar Beckham dikutip dari dari situs resmi MLS, Rabu (17/9/2026).

"Ini bukan kebetulan karena dia mungkin pemain terbaik di turnamen ini. Dia menjalani tahun yang luar biasa tahun lalu."

"Dia datang ke turnamen Piala Dunia itu, dan seperti yang baru saja Anda katakan, di usia 39 tahun, untuk memengaruhi Piala Dunia dan setiap pertandingan seperti yang dia lakukan."

"Itu istimewa. Tidak ada seorang pun di usia 39 tahun yang melakukan itu dan melakukannya di level itu."

"Jadi dia pantas dipertimbangkan untuk Ballon d'Or. Menurut pendapat saya, dia seharusnya memenangkannya."

"Di sana ada pemain-pemain hebat seperti Harry Kane, Kylian Mbappe, Jude Bellingham, dan pemain-pemain lainnya, tapi Anda tahu, ketika Anda berbicara tentang Leo, saya adalah pendukung terbesarnya," lannjutnya.

Tags

Terkini