IHSG Berpotensi Rebound, Cermati Saham BRMS, INCO, MAPA, dan AUTO

Rabu, 16 September 2026 | 19:02:01 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) [FOTO: NET].

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang rebound dan menguji rentang area 6.290-6.370 pada perdagangan Rabu (16/9/2026). Sederet saham seperti BRMS, INCO, MAPA, dan AUTO masuk ke dalam radar rekomendasi analis.

Tim Analis MNC Sekuritas mencatat IHSG terkikis 1,13% menuju level 6.461 pada transaksi Selasa (15/9/2026), yang dibayangi aksi jual. 

Dalam skenario terburuk, MNC Sekuritas menaksir IHSG masih menghuni bagian wave iv dari wave (c) pada label hitam sehingga pergerakan indeks masih terbilang rawan menguji kembali kisaran 6.290-6.370.

"Namun, selama IHSG masih mampu berada di atas 6.370 maka masih terdapat peluang IHSG menguat ke rentang 6.541-6.581," kata Tim Riset MNC Sekuritas, Rabu (16/9/2026).

Pada sesi perdagangan hari ini, MNC Sekuritas memproyeksikan titik support IHSG berada di area 6.279 dan 6.201, sementara batas resistance berada di posisi 6.585 dan 6.633. Adapun deretan saham pilihan yang disodorkan mencakup BRMS, INCO, MAPA, dan AUTO.

Sentimen Bank Sentral Sebelumnya, Tim Riset Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG pada pekan ini bergerak fluktuatif di rentang 6.450-6.700 seiring kecenderungan pasar yang mencermati penyesuaian kebijakan moneter beberapa bank sentral utama dunia.

Phintraco Sekuritas menyebutkan perhatian para pemodal global pada pekan ini akan tertumpu pada keputusan moneter Federal Reserve (The Fed), Bank of England (BoE), serta Bank of Japan (BoJ).

"Pada pekan depan, investor global akan menantikan keputusan moneter beberapa bank sentral, seperti the Fed [16/9], Bank of England [17/9] dan Bank of Japan [18/9]," tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas dikutip, Senin (14/9/2026).

Di samping arah kebijakan moneter global, laju IHSG masih dihimpit oleh kenaikan harga minyak mentah yang kembali menjadi sorotan utama pasar. Phintraco sebelumnya mengamati bahwa lonjakan harga minyak beserta yield US Treasury menjadi pemicu yang mengerek kecemasan investor atas proyeksi ekonomi global.

Dari ranah domestik, pergerakan nilai tukar rupiah dan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) turut menjadi indikator yang dipertimbangkan oleh investor.

Berdasarkan tinjauan teknikal, Phintraco Sekuritas menilai posisi IHSG sejauh ini masih relatif bertahan, namun risiko terjadinya koreksi maupun aksi ambil untung (profit taking) tetap mesti diwaspadai.

Dengan memperhitungkan guncangan sentimen global dan indikator teknikal tersebut, Phintraco Sekuritas menaksir pergerakan IHSG sepanjang pekan ini berada pada koridor 6.450-6.700.

LIVE TIMELINE

09:00 WIB - IHSG dibuka melemah

 IHSG dibuka melorot 0,15% atau tergerus 9,59 poin menuju ke kisaran 6.451,55 pada pukul 09.01 WIB. Pada awal transaksi, IHSG bergulir di rentang 6.445 hingga 6.460. Terdata 193 saham menguat, 177 melorot, dan 269 saham bergerak stagnan.

10:51 WIB - IHSG menguat 0,58%

 IHSG melonjak 0,58% atau terangkat 37,38 poin ke posisi 6.498,53 pada pukul 10.51 WIB. Di sepanjang jam perdagangan, IHSG bergerak di koridor 6.445 sampai 6.535. Sebanyak 341 saham berhasil menguat, 236 merosot, dan 206 saham stagnan.

12:37 WIB - IHSG sesi I menguat 

IHSG pada penutupan sesi I ditutup terangkat 0,36% atau bertambah 22,94 poin menuju titik 6.484,09. Sepanjang sesi transaksi, IHSG merayap di rentang 6.445 hingga 6.535. Terdiri atas 303 saham menguat, 272 melorot, serta 211 saham berada di posisi stagnan.

Tags

Terkini