JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjadikan industri olahraga sebagai motor baru yang akan mendorong perekonomian Indonesia.
Salah satu langkah utama adalah dengan mengembangkan sektor sport tourism dan membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas melalui penguatan ekosistem olahraga di tanah air.
Pengembangan Ekosistem Olahraga di Indonesia
Dalam acara peluncuran tim dan jersi musim 2026 klub basket Satria Muda Pertamina Bandung di GOR C-Tra Arena, Bandung, Erick menegaskan bahwa sektor olahraga harus lebih dari sekadar prestasi atlet.
Pemerintah kini memiliki berbagai unit yang berfokus pada pengembangan industri olahraga, seperti Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, Pembudayaan Olahraga, dan Staf Ahli Hubungan Internasional. "Kami ingin industri olahraga tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan dan menggerakkan sektor pariwisata," ujar Erick.
Menurutnya, dengan pendekatan yang lebih terpadu, sektor olahraga dapat menjadi pendorong yang signifikan dalam perekonomian Indonesia. Salah satu wujud dukungan pemerintah adalah dengan pengembangan infrastruktur olahraga seperti pembangunan museum olahraga dan akademi terpadu yang bertujuan untuk memperkuat identitas suatu kota sebagai destinasi wisata olahraga.
Satria Muda: Langkah Strategis bagi Industri Olahraga
Erick juga menilai kehadiran klub basket profesional Satria Muda Pertamina Bandung di Bandung sebagai momentum strategis untuk mengintegrasikan prestasi atlet dengan ekonomi kreatif. “Kehadiran Satria Muda di Bandung tidak hanya memperkaya dunia olahraga, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas melalui pariwisata olahraga,” ujarnya.
Pemerintah juga sangat mendukung gagasan untuk mengembangkan infrastruktur yang mendukung pengembangan olahraga di Indonesia. Salah satu tujuan utamanya adalah menjadikan kota-kota dengan tim olahraga profesional sebagai destinasi wisata yang menarik bagi pengunjung domestik maupun mancanegara.
Jawa Barat Sebagai Pusat Talenta Olahraga
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyambut baik peralihan kandang Satria Muda ke Kota Bandung. Dia melihat hal ini semakin mengukuhkan posisi Jawa Barat sebagai pusat talenta olahraga di Indonesia.
“Selain Persib yang terus berprestasi, Satria Muda yang lebih dari satu dekade menjadi juara di Liga Basket Indonesia kini berdiri di Bandung, menambah gairah olahraga di Jawa Barat,” kata Erwan.
Dia mengungkapkan bahwa perpindahan Satria Muda ke Bandung tidak hanya memberikan dampak bagi perkembangan olahraga, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap ekonomi kota. Dengan banyaknya prestasi yang diraih oleh berbagai klub olahraga di daerah ini, seperti Persib dan Satria Muda, Jawa Barat semakin dikenal sebagai daerah yang kaya dengan talenta dan prestasi olahraga.
Meningkatkan Daya Tarik Bandung Sebagai Kota Olahraga
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, turut menyatakan bahwa pemerintahan kota siap menjadikan C-Tra Arena sebagai destinasi wisata olahraga terpadu. “Bandung semakin lengkap sebagai City of Champions. Olahraga bukan hanya sekadar prestasi, tetapi juga industri yang dapat menggerakkan perekonomian kota dengan lebih stabil,” ujar Farhan.
Dengan berbagai fasilitas olahraga yang ada dan prestasi yang diraih oleh klub-klub lokal, Bandung berpotensi menjadi pusat kegiatan olahraga di Indonesia. Pemerintah kota berharap dengan adanya Satria Muda dan klub-klub lainnya, Bandung dapat semakin dikenal sebagai pusat industri olahraga nasional.
Satria Muda: Membuka Peluang Baru di Dunia Olahraga
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menambahkan bahwa musim kompetisi 2026 akan menjadi tonggak sejarah baru bagi Satria Muda. “Bagi kami, ini bukan hanya peluncuran tim dan jersi, tetapi juga langkah besar dalam memperkuat identitas klub di tanah Pasundan,” ungkap Adhitia.
Musim 2026 akan menjadi momen penting bagi Satria Muda dalam menjaga tradisi juara sekaligus memperkenalkan perjuangan mereka yang bisa dibanggakan oleh seluruh warga Jawa Barat.
Klub basket ini diharapkan tidak hanya memperkuat Liga Basket Indonesia (IBL), tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem "City of Champions" yang semakin menguatkan Bandung sebagai kiblat industri olahraga nasional.
Industri Olahraga sebagai Pilar Ekonomi Baru
Dengan meningkatnya perhatian pada industri olahraga, terutama di sektor olahraga profesional, pemerintah berharap sektor ini dapat berkembang menjadi pilar ekonomi baru yang berkelanjutan. Selain memberikan lapangan pekerjaan, olahraga juga dapat merangsang sektor pariwisata, hiburan, dan industri kreatif lainnya yang memiliki potensi besar dalam menumbuhkan perekonomian lokal.
Secara keseluruhan, pemerintah berfokus pada pengembangan berkelanjutan yang dapat mendorong sektor olahraga sebagai sektor industri yang tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga mendorong daya tarik ekonomi yang lebih luas, membuka kesempatan baru untuk masyarakat Indonesia di berbagai sektor.