Basarnas Hentikan Pencarian 8 Kru Hilang di Anak Krakatau, Keluarga Lanjut Cari Mandiri

Sabtu, 19 September 2026 | 03:46:00 WIB

SUARARAKYAT.COOperasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang di perairan Gunung Anak Krakatau resmi dihentikan setelah sepuluh hari digelar. Pihak keluarga menolak berhenti berikhtiar dan berencana menyisir lokasi secara mandiri bersama warga serta nelayan setempat.

Rombongan tersebut terdiri dari Heriyanto selaku guide, lima jurnalis, serta dua kru kapal Arupadhatu I. Kelima jurnalis itu adalah M Bagus Khoirunnas (Antara), Arie Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (jurnalis lepas).

Dua kru kapal yang turut hilang adalah Warta alias Surahman (kapten) dan Sukarman (anak buah kapal). Mereka dilaporkan hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.

Keluarga Menolak Berhenti Berikhtiar

Sumi, keluarga Heriyanto, menyatakan pihaknya sudah ikhlas dengan hasil operasi SAR yang dihentikan. Meski begitu, ia menegaskan pencarian secara mandiri akan tetap dilakukan bersama warga dan nelayan.

"Meskipun sudah dihentikan oleh Basarnas, kami masih menunggu kabar baik," kata Sumi kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).

"Keluarga rencana akan melakukan pencarian secara mandiri. Kita mah ikhtiar terus aja, hingga ada kabar baik, karena ini kan belum ada kesimpulan," ujarnya.

Beban pikiran selama menunggu kabar membuat istri Heriyanto jatuh sakit. Sumi menyebut kondisi tersebut sebagai dampak langsung dari ketidakpastian yang berkepanjangan.

"Sekarang lagi sakit, diinfus di rumahnya," ucapnya.

Harapan yang Belum Padam

Yayat Suryadi, anak Sukarman, juga menyatakan keikhlasannya atas operasi SAR gabungan yang belum membuahkan hasil. Namun ia masih berharap ayahnya dan rombongan lain kembali dengan selamat.

"Kalau begini, mau gimana lagi, harus ikhlas kami juga," ucap Yayat.

"Hingga kini masih berharap ada keajaiban," katanya.

Penghentian operasi oleh Basarnas tidak menutup kemungkinan keterlibatan pihak lain. Keluarga berencana mengoordinasikan pencarian mandiri dengan warga dan nelayan di sekitar perairan Selat Sunda.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai kesimpulan status delapan orang yang hilang tersebut.

Terkini