10 Makanan Sehat yang Baik Dikonsumsi untuk Menjaga Kesehatan Hati

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:43:52 WIB
10 Makanan Sehat yang Baik Dikonsumsi untuk Menjaga Kesehatan Hati

JAKARTA - Sering kali perhatian kita tertuju pada kesehatan jantung, paru-paru, atau ginjal, sementara kesehatan hati justru terlupakan. 

Padahal, hati memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga keseimbangan tubuh secara keseluruhan. Organ ini bertugas menyaring racun, mengatur metabolisme, menyimpan nutrisi penting, hingga membantu proses pencernaan lemak.

Di tengah gaya hidup modern, hati bekerja semakin keras. Pola makan tinggi lemak jenuh, gula berlebih, serta konsumsi makanan olahan secara terus-menerus dapat membebani fungsi hati secara perlahan. Jika kondisi ini berlangsung lama, risiko gangguan seperti perlemakan hati dan penurunan fungsi hati pun meningkat.

Kabar baiknya, kesehatan hati bisa dijaga sejak dini melalui pilihan makanan yang tepat. Mengonsumsi makanan bernutrisi secara rutin dapat membantu hati bekerja lebih optimal dan terlindungi dalam jangka panjang. Melansir dari laman Health, berikut ini beberapa makanan yang bagus dikonsumsi untuk menjaga kesehatan hati.

Peran Pola Makan dalam Menjaga Fungsi Hati

Hati membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Makanan alami yang kaya serat, vitamin, mineral, serta senyawa antioksidan sangat membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Selain itu, nutrisi tertentu juga berperan dalam menurunkan peradangan dan mencegah penumpukan lemak di hati.

Dengan memilih makanan yang tepat, Anda tidak hanya menjaga kesehatan hati, tetapi juga mendukung kesehatan metabolisme secara keseluruhan.

Buah, Sayur, dan Rempah Alami untuk Perlindungan Hati

1. Buah dan sayuran
Buah dan sayuran seperti beri, sayuran hijau, dan sayuran silangan kaya akan serat, vitamin, mineral, serta senyawa alami yang melindungi hati. Kandungan seratnya membantu mencegah penumpukan lemak di hati dan menurunkan risiko kanker hati. Antioksidan seperti karotenoid dan polifenol juga berperan melawan peradangan dan melindungi sel hati dari kerusakan.

2. Jahe
Jahe mengandung senyawa aktif seperti gingerol dan shogaol yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan. Senyawa ini membantu mengurangi stres oksidatif serta peradangan, dua faktor utama penyebab kerusakan sel hati. Konsumsi jahe secara rutin dapat mendukung pemulihan pada orang dengan penyakit perlemakan hati nonalkohol (NAFLD).

3. Bawang putih
Bawang putih memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang kuat. Kandungan alaminya membantu menurunkan kadar lemak serta kolesterol jahat dalam tubuh. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih secara teratur dapat menurunkan risiko penyakit hati berlemak dan bahkan kanker hati.

Biji, Kacang, dan Lemak Sehat Penunjang Hati

4. Biji chia dan biji rami
Kedua biji ini sangat tinggi serat yang berperan penting dalam menjaga berat badan dan kesehatan usus. Serat membantu pertumbuhan bakteri baik di sistem pencernaan, sehingga mengurangi peradangan dan menurunkan risiko kerusakan hati. Biji rami juga diketahui dapat menurunkan kadar lemak di hati serta melindungi dari risiko kanker hati.

5. Minyak zaitun
Minyak zaitun merupakan bagian utama dari pola makan Mediterania yang dikenal menyehatkan. Kandungan lemak tak jenuhnya bersifat antiinflamasi dan membantu menurunkan kadar lemak di hati. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi minyak zaitun extra virgin secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit hati berlemak hingga 26 persen.

6. Kacang dan biji-bijian
Kacang almond, kenari, dan berbagai biji-bijian mengandung lemak sehat, vitamin E, serta mineral yang mendukung fungsi hati. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi kacang memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit hati berlemak. Namun, penting memilih produk kacang yang aman dan bebas kontaminasi.

Protein, Minuman, dan Antioksidan untuk Kesehatan Hati

7. Makanan laut
Ikan dan makanan laut lainnya kaya akan omega-3 serta nutrisi antioksidan seperti selenium dan vitamin E. Kombinasi zat ini membantu mengurangi peradangan, menurunkan kadar lemak di hati, serta mencegah penyakit hati kronis seperti NAFLD dan kanker hati.

8. Kopi dan teh
Kopi dan teh yang dikonsumsi dalam jumlah wajar dapat membantu menjaga kesehatan hati. Kandungan antioksidannya melindungi sel hati dari kerusakan. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi hitam atau teh hijau secara rutin dapat menurunkan risiko sirosis dan kanker hati.

9. Cokelat hitam atau produk kakao
Flavonoid dalam kakao memiliki efek antioksidan yang membantu menurunkan kadar enzim hati dan memperbaiki kesehatan sel hati. Pilih cokelat hitam atau bubuk kakao tanpa tambahan gula agar manfaatnya tetap optimal.

10. Legum
Legum seperti lentil, kacang merah, dan kacang hijau kaya akan serat dan antioksidan. Serat membantu mengontrol kolesterol dan berat badan, sementara antioksidan melindungi hati dari peradangan serta kerusakan akibat radikal bebas.

Menjaga Hati Lewat Asupan Sehari-hari

Itulah sepuluh makanan yang bagus dikonsumsi untuk menjaga kesehatan hati. Mengingat peran hati yang sangat besar dalam menjaga keseimbangan tubuh, memberikan asupan bernutrisi adalah langkah penting yang tidak boleh diabaikan.

Makanan alami seperti buah, sayur, jahe, kacang, serta minyak zaitun dapat membantu hati bekerja lebih efektif dalam menyingkirkan racun dan melindungi sel-selnya dari kerusakan. Dengan pola makan seimbang dan menghindari kebiasaan makan tidak sehat, Anda dapat menjaga kesehatan hati sekaligus meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Terkini