Saham

Proyeksi IHSG Hari Ini 26 Februari 2026 dan Rekomendasi Saham Pilihan

Proyeksi IHSG Hari Ini 26 Februari 2026 dan Rekomendasi Saham Pilihan
Proyeksi IHSG Hari Ini 26 Februari 2026 dan Rekomendasi Saham Pilihan

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diprediksi akan kembali melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini. Kondisi pasar modal tersebut menarik perhatian besar bagi para pelaku pasar yang ingin mencari keuntungan dari pergerakan harga saham terbaru. Berdasarkan data perdagangan sebelumnya, indeks telah berhasil ditutup dengan kenaikan sebesar 0,5 persen menuju level 8.322 pada perdagangan Rabu 25 Februari 2026.

Analisis Teknikal Pergerakan IHSG

Analis teknikal dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memberikan pandangannya bahwa indeks memiliki potensi besar untuk bergerak di zona hijau. Dirinya memperkirakan bahwa pergerakan IHSG hari ini akan berada pada rentang area antara 8.440 hingga mencapai level 8.503. Pencapaian ini sangat dinantikan oleh para investor setelah melihat dinamika pasar yang mulai menunjukkan pemulihan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Namun demikian, para pelaku pasar tetap diminta untuk selalu waspada terhadap potensi adanya risiko koreksi yang mungkin saja terjadi. Risiko penurunan lanjutan ini diperkirakan dapat membawa indeks menuju ke rentang area 8.149 hingga mencapai level 8.217. Strategi investasi yang tepat sangat dibutuhkan agar para pemodal tidak terjebak dalam fluktuasi harga yang terlalu tajam di bursa.

Herditya menjelaskan bahwa selama indeks mampu bertahan di atas level 8.170, maka peluang untuk menguat masih terbuka sangat lebar. Kondisi ini merupakan skenario terbaik bagi pergerakan pasar untuk membentuk bagian dari struktur gelombang kenaikan yang lebih tinggi lagi. Target penguatan ini diharapkan dapat menyentuh area wave (c) dari wave [x] yang berada pada kisaran angka 8.440 sampai 8.503.

Level Support dan Resistance Utama

Untuk memandu jalannya perdagangan, level support saat ini diidentifikasi berada pada angka 8.170 dan juga pada level 8.025. Level support ini berfungsi sebagai batas bawah untuk menjaga agar indeks tidak merosot lebih jauh jika terjadi tekanan jual. Investor dapat memperhatikan titik-titik ini sebagai acuan dalam mengambil keputusan beli saat harga sedang mengalami penurunan jangka pendek.

Di sisi lain, batas atas atau level resistance terdekat terpantau berada pada posisi 8.408 dan juga 8.596. Jika indeks mampu menembus angka resistance tersebut, maka potensi penguatan menuju level yang lebih tinggi akan semakin terkonfirmasi. Oleh karena itu, pengamatan terhadap volume perdagangan di sekitar level ini menjadi sangat krusial bagi para trader harian.

Rekomendasi Saham Sektor Pertambangan

Beberapa saham di sektor pertambangan menjadi sorotan utama dalam perdagangan yang berlangsung pada Kamis 26 Februari 2026 ini. Saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang ditutup pada posisi Rp 2.150 menjadi salah satu yang direkomendasikan. Analis menyarankan aksi beli saat terjadi pelemahan atau buy on weakness karena adanya potensi penguatan lanjutan dalam fase korektifnya.

Selain itu, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang berada di level Rp 4.460 juga layak untuk mendapatkan perhatian. Rekomendasi untuk saham ini adalah speculative buy mengingat posisinya yang dinilai sudah berada di akhir pola koreksi harga. Jika struktur ini terbukti kuat, maka peluang terjadinya pembalikan arah menuju tren kenaikan baru akan segera terbuka bagi investor.

Saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) yang terakhir diperdagangkan di harga Rp 1.885 turut masuk dalam daftar pantauan utama. Investor disarankan melakukan akumulasi secara bertahap atau buy on weakness karena koreksi jangka pendek dianggap sebagai peluang masuk. Struktur gelombang pada saham ini menunjukkan bahwa potensi kenaikan jangka menengah masih sangat mungkin terjadi di masa mendatang.

Pilihan Saham Energi dan Asuransi

PT Harum Energy Tbk (HRUM) yang menutup perdagangan di level Rp 1.230 juga memberikan sinyal yang cukup menarik bagi pelaku pasar. Saham ini diprediksi sedang berada dalam fase konsolidasi sebelum melanjutkan pergerakan sesuai dengan struktur gelombang besar yang telah terbentuk. Manajemen risiko tetap harus dilakukan dengan memperhatikan level-level teknikal agar modal investasi tetap terjaga dengan sangat aman.

Sektor lain yang tidak kalah menarik adalah saham dari PT Sentul City Tbk (BKSL) yang berada di harga Rp 143. Saham ini tercatat memiliki area support di angka 137 dengan target penguatan terdekat berada pada level Rp 150. Pergerakan harga yang cukup stabil membuat saham ini menjadi pilihan bagi mereka yang menyukai gaya investasi dengan volatilitas rendah.

Selanjutnya, saham PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) terpantau sedang berada pada posisi harga sebesar Rp 166. Level resistance untuk saham ini berada di angka 191 dengan target penguatan yang diharapkan mencapai level Rp 188. Terakhir, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) di harga Rp 9.225 memiliki target harga di angka Rp 9.500 hari ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index