HARGA SEMBAKO

Bulog Awasi Ketat Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Tradisional Kalsel

Bulog Awasi Ketat Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Tradisional Kalsel
Bulog Awasi Ketat Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Tradisional Kalsel

JAKARTA - Perum Bulog wilayah Kalimantan Selatan tengah memperketat pengawasan terhadap tren kenaikan harga berbagai barang kebutuhan pokok yang terjadi di pasar tradisional. Langkah ini diambil guna mengantisipasi gejolak pasar yang dapat memberatkan daya beli masyarakat luas menjelang hari raya keagamaan nasional tahun 2026 mendatang. Pada Rabu 25 Januari 2026, tim satuan tugas pangan secara intensif melakukan pemantauan langsung di lapangan untuk memetakan distribusi stok barang konsumsi harian tersebut.

Upaya Pengendalian Inflasi Daerah Melalui Pemantauan Stok Bahan Pangan Pokok

Tim Bulog bekerja sama dengan pemerintah daerah Kalimantan Selatan untuk memastikan bahwa rantai pasok bahan makanan tetap berjalan dengan sangat lancar dan transparan sekali. Kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti beras dan minyak goreng menjadi perhatian utama bagi petugas guna mencegah terjadinya spekulasi harga oleh oknum nakal. Rabu 25 Januari 2026 menjadi momentum penting untuk meninjau kembali kecukupan stok gudang yang dimiliki pemerintah daerah dalam menghadapi lonjakan permintaan konsumen yang tinggi.

Data yang dikumpulkan dari hasil pantauan pasar tradisional akan menjadi dasar bagi pengambilan kebijakan operasi pasar murah yang direncanakan akan dilakukan dalam waktu dekat. Sinergi lintas sektoral antara Bulog dan dinas perdagangan diharapkan mampu menekan angka inflasi daerah agar tetap berada pada level yang aman dan tetap terkendali. Pihak Bulog menegaskan bahwa ketersediaan beras di gudang mereka masih dalam kondisi yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga Kalsel selama beberapa bulan ke depan.

Strategi Distribusi Beras SPHP Guna Menstabilkan Harga Di Tingkat Pedagang Eceran

Salah satu instrumen utama dalam menstabilkan harga pasar adalah dengan mempercepat penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau yang lebih dikenal sebagai beras SPHP. Beras kualitas medium ini didistribusikan langsung ke lapak-lapak pedagang di pasar tradisional agar masyarakat dapat mengakses pangan bergizi dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Hingga Rabu 25 Januari 2026, penyaluran beras tersebut terus ditingkatkan volumenya seiring dengan adanya tren peningkatan harga beras premium yang terjadi di pasar lokal.

Pedagang diminta untuk mematuhi harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah agar manfaat dari subsidi pangan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat menengah ke bawah. Bulog tidak segan untuk memberikan sanksi tegas atau menghentikan pasokan bagi mitra pedagang yang terbukti menjual beras SPHP di atas harga yang telah disepakati bersama. Kehadiran beras subsidi ini terbukti mampu menjadi penyeimbang pasar sehingga kenaikan harga beras secara umum tidak mengalami lonjakan yang terlalu ekstrem bagi ekonomi warga.

Penyediaan Stok Minyak Goreng Dan Gula Pasir Menjelang Hari Raya 2026

Selain beras, Bulog juga fokus pada pemenuhan stok minyak goreng dan gula pasir yang biasanya mengalami kenaikan permintaan cukup signifikan menjelang momen perayaan besar. Pengawasan dilakukan mulai dari tingkat distributor hingga ke pedagang pengecer guna memastikan tidak ada tindakan penimbunan barang yang dilakukan secara sengaja oleh pihak tertentu. Pada Rabu 25 Januari 2026, stok minyak goreng di gudang Bulog Kalsel dipastikan telah siap untuk digelontorkan ke pasar jika terjadi kelangkaan barang di masyarakat.

Upaya ini dilakukan untuk menjaga psikologi pasar agar tetap tenang dan tidak melakukan aksi pembelian berlebih yang justru akan memicu kenaikan harga lebih lanjut. Pemerintah daerah melalui Bulog menjamin bahwa harga gula pasir akan tetap dijaga sesuai dengan aturan yang berlaku agar tetap bisa dibeli oleh seluruh warga. Koordinasi dengan produsen gula juga dilakukan secara berkala guna mengamankan tambahan pasokan jika sewaktu-waktu terjadi hambatan logistik dari luar wilayah Kalimantan Selatan pada tahun ini.

Operasi Pasar Murah Sebagai Solusi Nyata Menjaga Daya Beli Warga Kalsel

Jika tren kenaikan harga terus berlanjut tanpa kendali, Bulog bersama instansi terkait siap menggelar operasi pasar murah di berbagai titik keramaian masyarakat di seluruh kabupaten. Kegiatan ini bertujuan untuk memotong rantai distribusi yang panjang sehingga masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok langsung dengan harga distributor yang jauh lebih rendah dan murah. Rabu 25 Januari 2026 menjadi batas waktu evaluasi harian sebelum diputuskan titik-titik lokasi strategis mana saja yang paling membutuhkan intervensi pasar secara langsung dan cepat.

Operasi pasar tidak hanya akan menyediakan beras, namun juga komoditas lain seperti daging beku dan tepung terigu yang berkualitas tinggi bagi seluruh kebutuhan rumah tangga. Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan tetap berbelanja dengan bijak sesuai kebutuhan karena pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan pangan di seluruh pelosok wilayah Kalsel. Dukungan dari pemerintah pusat dalam hal pendanaan dan logistik sangat membantu daerah dalam menjalankan fungsi stabilisasi harga pangan pokok bagi rakyat kecil yang terdampak inflasi.

Pengawasan Rantai Pasok Guna Mencegah Penimbunan Oleh Spekulan Di Pasar Tradisional

Bulog secara aktif berkomunikasi dengan Satgas Pangan Polri untuk melakukan audit terhadap gudang-gudang penyimpanan milik swasta guna mengantisipasi adanya tindakan yang melawan hukum tersebut. Penimbunan barang di tengah kondisi harga yang sedang naik merupakan tindakan kriminal yang akan ditindak secara tegas sesuai dengan hukum yang berlaku di negara Indonesia. Hingga Rabu 25 Januari 2026, belum ditemukan adanya indikasi penimbunan skala besar di wilayah Kalimantan Selatan, namun kewaspadaan tetap ditingkatkan oleh seluruh jajaran petugas kepolisian.

Kejujuran para pelaku usaha dalam melaporkan stok barang mereka sangat diharapkan demi menjaga stabilitas nasional dan ketertiban sosial di tengah-tengah masyarakat yang sedang berjuang. Transparansi data stok pangan menjadi kunci utama dalam merumuskan langkah antisipasi yang efektif agar krisis pangan tidak terjadi di wilayah yang sangat strategis ini. Pihak Bulog yakin dengan kerjasama yang baik antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, tantangan kenaikan harga pangan di awal tahun 2026 ini dapat diatasi bersama.

Optimisme Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan Menghadapi Dinamika Ekonomi Global 2026

Pemerintah daerah optimis bahwa ketahanan pangan di wilayah Kalimantan Selatan tetap kokoh berkat manajemen stok yang tertata rapi oleh Bulog sejak akhir tahun lalu. Meskipun terdapat dinamika harga global yang berpengaruh pada beberapa komoditas impor, namun ketersediaan bahan pangan lokal masih mampu mencukupi kebutuhan dasar warga secara umum sekali. Rabu 25 Januari 2026 menjadi penanda bahwa negara hadir di tengah pasar untuk melindungi masyarakat dari permainan harga yang tidak sehat oleh segelintir kelompok oknum pedagang.

Investasi pada infrastruktur pergudangan yang dilakukan pemerintah selama beberapa tahun terakhir mulai membuahkan hasil nyata dalam menjaga kesegaran bahan pangan yang disimpan oleh Bulog. Masyarakat diminta untuk terus memberikan masukan mengenai kondisi harga di wilayah mereka agar petugas dapat segera melakukan tindakan korektif yang diperlukan di lapangan secara cepat. Dengan semangat gotong royong, Kalimantan Selatan diharapkan menjadi provinsi yang paling stabil dalam hal harga kebutuhan pokok sehingga kesejahteraan masyarakat tetap terjaga dengan sangat baik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index