Kemenhub: Bandara Kertajati Tetap Layani Penerbangan Haji-Umrah

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:42:01 WIB
Kemenhub Jamin Kertajati Tetap Jadi Bandara Haji dan Umrah [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) lewat Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara menyatakan bahwa Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, dipastikan tetap melayani penerbangan haji dan umrah, di samping rencana pemanfaatannya sebagai fasilitas Maintenance, Repair, Overhaul (MRO).

"Terkait dengan Kertajati, memang akan difungsikan untuk MRO, tetapi fungsi untuk penerbangan jamaah haji, umrah tetap di situ," ujar Lukman di Jakarta, Kamis (16/07/2026).

Untuk diketahui, Bandara Kertajati telah dioperasikan sebagai bandar udara yang melayani penerbangan ibadah haji dan umrah sejak tahun 2023 silam.

Bandara Kertajati sendiri berstatus sebagai bandar udara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta. Bandara ini memiliki daya tampung terminal penumpang hingga menyentuh angka 5,6 juta orang per tahun.

Sebagai informasi, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memaparkan adanya kolaborasi antara PT Dirgantara Indonesia (Persero) dengan PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (Perseroda) dalam membangun wilayah Kertajati, Jawa Barat sebagai pusat industri kedirgantaraan.

Menurut Agus Harimurti Yudhoyono, salah satu tantangan yang kini terus dikawal adalah bagaimana membuat Bandara Kertajati dapat semakin produktif, dengan kian banyaknya rute penerbangan yang memanfaatkan bandara ini, termasuk untuk keperluan haji dan umrah.

Namun di samping target tersebut, diupayakan pula pembangunan sebuah aerospace industrial zones atau kawasan industri kedirgantaraan.

Menurut Agus Harimurti Yudhoyono, sebagaimana disadari bersama bahwa Kota Bandung kini semakin padat penduduknya, ditambah dengan makin banyaknya kepentingan tata ruang yang saling bersaing satu sama lain, sehingga diperlukan wilayah pengembangan baru yang lebih luas. Oleh karena itu, Kertajati dinilai menjadi salah satu alternatif pilihan yang sangat ideal.

Agus Harimurti Yudhoyono menjabarkan posisi Kertajati di Kabupaten Majalengka pada area Cirebon–Patimban–Kertajati (Rebana) ini tergolong strategis. 

Sebab, apabila ditarik berdasarkan konektivitas wilayah, ke arah barat dapat tersambung langsung menuju Jakarta, lalu kawasan industri Bekasi, Karawang, hingga Purwakarta.

Selanjutnya terdapat Pelabuhan Patimban, lalu ke arah timur menuju ke Cirebon, hingga masuk ke area Jawa Tengah sampai ke Semarang. Sementara untuk bagian selatan, Kertajati diproyeksikan dapat menjadi penyangga (feeder) bagi penerbangan ke sejumlah kabupaten dan kota yang tersebar di wilayah selatan Jawa Barat maupun Jawa Tengah.

Terkini