Dinsos Malang Mulai Pemetaan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027

Senin, 16 Maret 2026 | 09:45:04 WIB
Dinsos Malang Mulai Pemetaan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Malang mulai menyiapkan langkah awal untuk mendukung akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui program Sekolah Rakyat. 

Salah satu tahap penting yang dilakukan adalah memetakan calon peserta didik yang berpotensi mengikuti pendidikan pada tahun ajaran 2026/2027.

Upaya ini dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Malang sebagai bagian dari proses perencanaan program pendidikan yang menyasar kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Dengan melakukan pendataan sejak dini, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa anak-anak yang benar-benar membutuhkan dapat memperoleh kesempatan belajar melalui program tersebut.

Langkah pemetaan ini juga menjadi bagian dari strategi untuk mengidentifikasi anak-anak yang belum mengenyam pendidikan atau yang berisiko putus sekolah. Melalui data yang lebih akurat, pemerintah berharap proses seleksi calon siswa Sekolah Rakyat dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Dinsos Mulai Pemetaan Calon Pelajar

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang melakukan pemetaan data calon pelajar yang akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran 2026/2027.

Pemetaan tersebut dilakukan untuk mengetahui jumlah serta kondisi anak-anak yang berpotensi menjadi peserta didik dalam program Sekolah Rakyat. Pendataan ini menjadi tahap awal sebelum proses penentuan calon siswa dilakukan lebih lanjut.

Langkah ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa program pendidikan tersebut benar-benar menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan tambahan. Dengan begitu, peluang anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan dapat semakin terbuka.

Pendataan Gunakan Sistem Pencocokan Data

Kepala Dinsos Kabupaten Malang Pantjaningsih Sri Redjeki di Malang, Jawa Timur, Minggu, menjelaskan, pendataan yang dilakukan menggunakan mekanisme pencocokan antara data anak tidak sekolah dengan data desil satu dan dua.

Metode ini dilakukan dengan menggabungkan dua sumber data utama, yakni data anak yang tidak bersekolah dan data keluarga yang berada pada tingkat kesejahteraan paling rendah dalam sistem pendataan pemerintah.

Melalui pencocokan tersebut, pemerintah daerah dapat mengetahui anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu sekaligus belum mendapatkan akses pendidikan. Dengan demikian, proses pemetaan dapat menghasilkan data yang lebih tepat dan relevan dengan tujuan program Sekolah Rakyat.

Prioritas bagi Anak dari Desil Satu dan Dua

"Untuk persiapan calon siswa Sekolah Rakyat tahun ajaran baru 2026/2027, kami sudah mulai melakukan pemetaan. Pemetaan ini berkaitan dengan desil satu sampai dua," kata Pantja.

Setiap anak dari keluarga yang terdaftar di desil satu dan dua merupakan prioritas untuk menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.

Kelompok desil satu dan dua dalam sistem pendataan pemerintah biasanya menggambarkan rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Oleh karena itu, anak-anak yang berasal dari kelompok tersebut menjadi fokus utama dalam program pendidikan yang dirancang untuk meningkatkan kesempatan belajar bagi masyarakat kurang mampu.

Dengan adanya prioritas ini, pemerintah berharap anak-anak dari keluarga prasejahtera dapat memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan mereka.

Upaya Memperluas Akses Pendidikan

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan ekonomi. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi anak-anak yang tidak bersekolah atau yang berisiko putus sekolah karena berbagai kendala.

Melalui pemetaan data yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Malang, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa proses penentuan calon siswa dapat dilakukan secara objektif dan berbasis data.

Selain itu, pemetaan juga membantu pemerintah dalam merancang kebutuhan fasilitas, tenaga pendidik, serta dukungan lainnya yang diperlukan untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2026/2027.

Dengan perencanaan yang matang sejak tahap awal, program ini diharapkan mampu memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Malang. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang lebih inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Terkini