JAKARTA - Tren kuliner Korea kini semakin memengaruhi pilihan menu berbuka puasa masyarakat Indonesia melalui berbagai pilihan jajanan khas yang lezat serta sangat kekinian.
Cita rasa yang unik, perpaduan antara manis, gurih, dan pedas, menjadikan kuliner dari Negeri Ginseng ini sangat cocok dijadikan sebagai hidangan pembuka atau takjil.
Pada hari Jumat 27 Februari 2026, antusiasme masyarakat dalam mencari variasi takjil baru selain gorengan tradisional terlihat semakin meningkat pesat di berbagai pusat kuliner.
Kelezatan Tteokbokki dan Odeng sebagai Pembuka Puasa
Salah satu jajanan yang paling banyak dicari adalah Tteokbokki, yaitu kue beras tekstur kenyal yang disiram dengan saus merah pedas manis yang sangat menggugah selera.
Hidangan ini tidak hanya memberikan rasa kenyang yang pas, tetapi juga memberikan kehangatan di perut setelah seharian menahan lapar dan dahaga selama menjalankan ibadah.
Selain itu, Odeng atau sate daging ikan yang disajikan dengan kuah kaldu hangat menjadi pilihan takjil yang sangat menyegarkan dan ringan untuk disantap saat berbuka.
Hotteok dan Bungeoppang untuk Pecinta Takjil Manis
Bagi mereka yang lebih menyukai hidangan manis, Hotteok yang merupakan panekuk khas Korea dengan isian gula aren dan kacang menjadi pilihan yang sangat sempurna.
Tekstur luarnya yang renyah serta bagian dalam yang lumer memberikan sensasi kenikmatan tersendiri yang mampu memulihkan energi tubuh dengan sangat cepat setelah berpuasa penuh.
Tak ketinggalan Bungeoppang, kue berbentuk ikan dengan isian pasta kacang merah atau cokelat, yang selalu sukses menjadi primadona takjil bagi anak-anak maupun orang dewasa.
Kimbap sebagai Pilihan Takjil yang Mengenyangkan dan Praktis
Kimbap sering kali dipilih oleh masyarakat yang menginginkan menu berbuka yang praktis namun tetap mengandung gizi yang cukup lengkap seperti nasi, sayuran, dan protein.
Gulungan nasi yang dibalut dengan rumput laut ini sangat mudah dibawa kemana saja, terutama bagi mereka yang terpaksa berbuka di dalam perjalanan pulang kantor.
Kombinasi rasa gurih dari minyak wijen dan kesegaran sayuran di dalamnya membuat Kimbap menjadi opsi takjil yang lebih sehat dibandingkan dengan makanan berminyak lainnya harian.
Eksplorasi Rasa Baru dalam Tradisi Berbuka Puasa 2026
Munculnya berbagai stan jajanan Korea di pasar takjil pada Jumat 27 Februari 2026 membuktikan bahwa adaptasi kuliner global telah diterima dengan sangat baik oleh warga lokal.
Inovasi rasa yang disesuaikan dengan lidah orang Indonesia, seperti penambahan keju atau tingkat kepedasannya, membuat jajanan ini semakin digemari oleh banyak lapisan masyarakat luas.
Hal ini memberikan warna baru dalam tradisi ramadhan, di mana keberagaman menu makanan menjadi simbol kreativitas dan keterbukaan terhadap budaya kuliner dari negara asing tersebut.
Dampak Positif Tren Kuliner Terhadap Pelaku Usaha Kecil
Maraknya permintaan akan jajanan Korea sebagai takjil memberikan peluang bisnis yang sangat menjanjikan bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah di berbagai daerah.
Banyak pedagang dadakan yang kini mulai beralih menjual menu kekinian ini karena proses pembuatannya yang relatif mudah namun memiliki daya tarik visual yang sangat tinggi.
Pemerintah terus mendukung perkembangan ekonomi kreatif ini dengan memberikan ruang bagi para penjual untuk menjajakan produk mereka di area festival kuliner ramadhan yang resmi.
Kandungan Nutrisi dan Keamanan Konsumsi Jajanan Korea
Masyarakat tetap dihimbau untuk memperhatikan kebersihan dan kandungan bahan dalam jajanan yang dibeli agar tetap aman bagi kesehatan pencernaan selama menjalani bulan puasa.
Memilih jajanan yang dimasak secara mendadak atau fresh from the oven sangat disarankan untuk menjaga kualitas rasa serta menghindari risiko kontaminasi bakteri selama proses penjualan.
Dengan pemilihan yang tepat, jajanan Korea bisa menjadi alternatif menu berbuka yang tidak hanya enak dipandang tetapi juga memberikan kepuasan maksimal bagi lidah para penikmatnya.
Optimisme Variasi Kuliner Ramadhan di Masa Depan
Perkembangan tren kuliner pada Jumat 27 Februari 2026 ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia selalu terbuka dengan hal-hal baru yang positif bagi gaya hidup mereka.
Diharapkan kedepannya akan semakin banyak perpaduan kuliner nusantara dan internasional yang mampu memperkaya khazanah makanan khas ramadhan di seluruh pelosok tanah air Indonesia tercinta.
Momen berbuka puasa kini menjadi ajang eksplorasi rasa yang menyenangkan, mempererat kebersamaan keluarga melalui hidangan-hidangan lezat, unik, dan tentunya sangat mengikuti perkembangan zaman saat ini.