JAKARTA - Kebutuhan pendanaan jangka menengah kembali mendorong perusahaan pembiayaan memanfaatkan pasar modal.
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance/WOMF) resmi menawarkan obligasi baru sebagai bagian dari strategi penguatan modal kerja di tahun 2026. Instrumen utang ini diharapkan menjadi alternatif investasi bagi publik sekaligus mendukung ekspansi pembiayaan perseroan.
Mengacu pada keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang disampaikan pada Senin, 23 Februari 2026, WOM Finance meluncurkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2026 dengan total nilai pokok mencapai Rp1,5 triliun. Penerbitan ini merupakan kelanjutan dari skema Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) yang telah dirancang perusahaan untuk menghimpun dana hingga Rp5 triliun secara bertahap.
Langkah ini sejalan dengan upaya perseroan menjaga fleksibilitas pendanaan, sekaligus memperkuat struktur permodalan di tengah dinamika industri pembiayaan yang semakin kompetitif.
Bagian dari Program Penawaran Umum Berkelanjutan
WOM Finance menegaskan bahwa penerbitan obligasi tahap III ini merupakan bagian integral dari program PUB yang telah mendapatkan pernyataan efektif sebelumnya. Melalui skema tersebut, perseroan memiliki ruang untuk menerbitkan obligasi secara bertahap sesuai dengan kebutuhan pendanaan dan kondisi pasar.
Pada tahap ini, WOM Finance membagi obligasi ke dalam dua seri dengan karakteristik yang berbeda. Pembagian seri ini bertujuan untuk menjangkau preferensi investor yang beragam, baik yang mengincar tenor pendek maupun jangka menengah.
Dengan total target PUB mencapai Rp5 triliun, penerbitan Rp1,5 triliun pada tahap III menandakan komitmen perusahaan dalam memanfaatkan pasar obligasi sebagai sumber pendanaan utama, selain perbankan dan sumber lainnya.
Rincian Seri A dan Seri B Obligasi
Dalam penawaran kali ini, Seri A menjadi porsi terbesar dengan nilai pokok mencapai Rp1,27 triliun. Obligasi Seri A menawarkan tingkat bunga tetap sebesar 4,95% per tahun dengan jangka waktu 370 hari kalender. Karakteristik ini menjadikan Seri A menarik bagi investor yang menginginkan instrumen pendapatan tetap dengan tenor relatif singkat.
Sementara itu, Seri B diterbitkan dengan jumlah pokok Rp230 miliar. Seri ini menawarkan tingkat bunga tetap lebih tinggi, yakni 5,50% per tahun, dengan tenor tiga tahun. Skema tersebut memberikan opsi bagi investor yang mengincar imbal hasil lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih panjang.
Kedua seri obligasi ini diterbitkan dengan struktur bunga tetap, sehingga memberikan kepastian arus kas bagi investor hingga jatuh tempo.
Peringkat Tertinggi dari Pefindo
Dari sisi kualitas kredit, Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance memperoleh peringkat idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat tersebut berlaku untuk periode 2 Februari 2026 hingga 1 Februari 2027.
Peringkat idAAA mencerminkan kemampuan yang sangat kuat dari perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjangnya. Penilaian ini menjadi faktor penting bagi investor dalam menilai risiko investasi, khususnya di tengah kondisi pasar yang dinamis.
Dengan peringkat tertinggi tersebut, obligasi WOM Finance dinilai memiliki tingkat risiko gagal bayar yang sangat rendah, sehingga berpotensi menarik minat investor institusi maupun ritel yang mengutamakan keamanan investasi.
Pemanfaatan Dana untuk Kegiatan Pembiayaan
WOM Finance menyampaikan bahwa seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi ini, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan sebagai modal kerja pembiayaan. Dana tersebut akan dialokasikan untuk mendukung berbagai lini bisnis perseroan.
Secara rinci, dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja, pembiayaan multiguna, serta pembiayaan berbasis syariah. Penyaluran dana ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan portofolio pembiayaan sekaligus memperkuat posisi WOM Finance di industri multifinance nasional.
Strategi penggunaan dana tersebut juga sejalan dengan proyeksi pertumbuhan bisnis perseroan pada tahun 2026, di tengah upaya menjaga kualitas aset dan kinerja keuangan yang berkelanjutan.
Jadwal Penawaran dan Pencatatan Obligasi
WOM Finance telah menetapkan jadwal lengkap terkait proses penawaran obligasi tahap III ini. Masa penawaran umum berlangsung pada 23 hingga 25 Februari 2026. Setelah itu, tanggal penjatahan dijadwalkan pada 27 Februari 2026.
Adapun pengembalian uang pemesanan obligasi akan dilakukan pada 3 Maret 2026, bersamaan dengan distribusi obligasi secara elektronik kepada para investor. Selanjutnya, obligasi WOM Finance akan resmi dicatatkan dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada 4 Maret 2026.
Dengan jadwal tersebut, investor memiliki waktu yang relatif singkat untuk mempelajari prospektus dan menentukan keputusan investasi sesuai dengan profil risiko masing-masing.