BYD Racco: Ancaman Baru Mobil Listrik Mungil di Pasar Jepang

Kamis, 19 Februari 2026 | 09:58:27 WIB
BYD Racco: Ancaman Baru Mobil Listrik Mungil di Pasar Jepang

JAKARTA - Dominasi pabrikan otomotif Jepang di tanah kelahirannya sendiri kini menghadapi ujian yang belum pernah terjadi sebelumnya. Selama puluhan tahun, kategori kei car atau mobil mungil menjadi "benteng terakhir" yang sulit ditembus oleh merek asing. Namun, raksasa elektrifikasi asal China, BYD, tampaknya tidak gentar. Merek mobil asal China, BYD, makin percaya diri menggarap pasar kei car di Jepang. Perusahaan telah menyiapkan satu model bernama Racco yang interiornya telah diungkap ke publik jelang peluncuran pasar, menandakan sebuah ambisi besar untuk mengacak-acak tatanan pasar mobil perkotaan di Negeri Sakura.

Langkah ini bukan sekadar ekspansi biasa. BYD mencoba masuk ke jantung budaya berkendara masyarakat Jepang yang sangat mengutamakan efisiensi ruang dan fungsionalitas. Penjualan bakal dimulai tahun ini dengan harga sekitar 2,5 yen atau sekitar Rp260 jutaan. Dengan harga yang kompetitif untuk sebuah kendaraan listrik murni (EV), Racco diprediksi akan menjadi pesaing serius bagi penguasa pasar tradisional.

Sentuhan Interior yang Memahami Karakter Konsumen Lokal

Dalam pemberitaan Car News China yang dikutip hari ini, Rabu (18/2), Racco mengadopsi bentuk interior khas kei car dengan tuas transmisi pendek yang dipasang dekat head unit. Desain ini sengaja dibuat untuk memaksimalkan ruang kaki di baris depan, sebuah detail yang sangat diapresiasi oleh pengguna mobil mungil di Jepang. Lalu kursi depan diposisikan berdekatan, namun, foto sebelumnya menunjukkan bahwa EV kecil perkotaan ini nampaknya akan memiliki sandaran tangan kecil untuk menambah kenyamanan.

Teknologi modern tetap menjadi nilai jual utama BYD. Racco dilengkapi layar sentuh model mengambang serta panel instrumen LCD yang memberikan kesan futuristik di dalam kabin yang ringkas. Meski berbasis teknologi digital, BYD tetap mempertahankan aspek ergonomis; tersedia juga deretan tombol fisik praktis untuk mengatur sistem pendingin udara agar pengemudi tetap fokus saat berkendara. Dari sisi konektivitas, BYD Racco juga memiliki port pengisian daya 12V, USB, dan Type-C untuk mendukung mobilitas digital penggunanya.

Fungsionalitas dan Visibilitas Maksimal di Kabin Kompak

Kepraktisan adalah kunci dari sebuah kei car. BYD memahami hal ini dengan menghadirkan konsol tengah yang menyediakan ruang penyimpanan di bagian atas serta glovebox yang fungsional. Seperti kei car lainnya, Racco memiliki kaca depan tinggi yang memberikan visibilitas baik, sangat ideal untuk menavigasi jalanan kota di Jepang yang cenderung sempit. Keuntungan lain bagi pengemudi adalah setir tiga palang dengan tombol fungsional yang memudahkan akses ke berbagai fitur hiburan dan informasi.

Meskipun ukurannya kecil, BYD tidak memangkas fitur kenyamanan. Racco dilengkapi pelindung matahari, power window, pengaturan kaca spion elektrik, serta kursi depan berpemanas yang sangat berguna saat musim dingin. Kursinya dibalut bahan kulit sintetis putih yang memberikan kesan bersih dan elegan. Terdapat pula tempat penyimpanan kacamata di sisi pengemudi untuk menambah kerapihan di dalam kabin.

Dimensi Ringkas dan Spesifikasi Penggerak Listrik

BYD Racco adalah model kei car yang diciptakan khusus buat pasar Jepang, yang berarti ukurannya harus tunduk pada regulasi ketat klasifikasi mobil kecil di sana. Terkait ukuran, Racco adalah EV perkotaan ringkas yang dibekali dimensi panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.800 mm. Dimensi ini memungkinkannya masuk ke area parkir otomatis yang banyak tersebar di apartemen maupun gedung perkantoran di Tokyo dan kota besar lainnya.

Dari segi performa, mobil ini dirancang untuk penggunaan dalam kota. Mobil ini memiliki satu motor listrik di gardan depan dengan tenaga puncak 20 kW (27 hp). Untuk urusan daya, Racco menggunakan baterai LFP yang diproduksi oleh anak perusahaan BYD, FinDreams. Baterainya menawarkan jarak tempuh 180 km berdasarkan standar WLTC dan mendukung pengisian cepat DC hingga 100 kW, sebuah angka yang lebih dari cukup untuk mobilitas harian warga urban Jepang.

Menantang Dominasi Honda N-Box di Kandang Sendiri

Rencana kehadiran Racco bukan tanpa tantangan besar. BYD Racco akan memasuki pasar Jepang pada musim panas atau musim gugur 2026. Ia harus berhadapan dengan loyalitas luar biasa warga Jepang terhadap merek domestik. Tahun lalu, sebanyak 1.667.360 unit kei car terjual di Jepang, dengan Honda N-Box sebagai model terlaris.

Namun, dengan statusnya sebagai mobil listrik murni yang didukung oleh ekosistem baterai terbesar di dunia, Racco memiliki keunggulan kompetitif yang tidak dimiliki oleh kei car bermesin bensin konvensional. Jika BYD berhasil meyakinkan konsumen Jepang tentang reliabilitas dan kenyamanan EV mereka, Racco berpotensi menjadi "pembuka jalan" bagi merek global lainnya untuk mulai mengincar segmen pasar paling eksklusif di Jepang tersebut.

Terkini