Poltekkes Kemenkes Aceh Siapkan Lulusan Kesehatan Berkarier di Luar Negeri

Jumat, 13 Februari 2026 | 09:31:42 WIB
Poltekkes Kemenkes Aceh Siapkan Lulusan Kesehatan Berkarier di Luar Negeri

JAKARTA - Dunia kesehatan internasional kini semakin melirik potensi tenaga medis dari Indonesia, tak terkecuali dari Tanah Rencong. Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Aceh kembali mengukuhkan perannya sebagai "pabrik" tenaga kesehatan profesional yang tidak hanya jago di kandang, tetapi juga siap bertarung di kancah global. Melalui prosesi wisuda terbaru, institusi ini mengirimkan pesan kuat bahwa lulusan Aceh memiliki standar kompetensi yang diakui oleh berbagai negara, mulai dari kawasan Asia hingga Timur Tengah.

Pencapaian Akademik Gemilang di Wisuda Ke-47

Suasana khidmat menyelimuti aula Poltekkes Kemenkes Aceh pada Kamis, saat Sidang Terbuka Wisuda ke-47 digelar. Sebanyak 149 wisudawan dan wisudawati resmi menyandang gelar baru setelah menuntaskan pendidikan mereka. Para lulusan ini merupakan representasi dari 18 program studi yang mencakup jenjang Diploma III dan Sarjana Terapan.

Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh, Dr. Abdurrahman, S.Kp. M.Pd, menjelaskan secara mendetail mengenai komposisi para lulusan tersebut. "Poltekkes Aceh, hari ini, Kamis melaksanakan prosesi wisuda tahap kedua, berasal dari 18 program studi, 118 dari Diploma III dan 31 dari Sarjana Terapan," jelasnya.

Lebih lanjut, kualitas akademik para lulusan tahun ini terbilang sangat kompetitif. Mayoritas wisudawan berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang sangat memuaskan. Direktur merincikan bahwa terdapat 121 lulusan dengan IPK di rentang 3,00 hingga 3,50, sementara 28 lulusan lainnya berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan IPK di atas 3,50. Capaian ini menjadi modal awal yang solid bagi mereka untuk terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya.

Mendorong Kiprah Tenaga Kesehatan ke Pasar Global

Salah satu sorotan utama dalam sambutan Direktur adalah dorongan agar para alumni tidak membatasi diri hanya pada pasar kerja domestik. Poltekkes Kemenkes Aceh menaruh harapan besar agar para lulusan baru ini dapat segera terserap ke dalam ekosistem pekerjaan, baik di tingkat nasional maupun internasional, dengan membawa karakter khas yang profesional namun tetap Islami.

"Kita berharap mereka yang hari ini lulus, bisa menerapkan ilmunya dengan baik secara profesional, berkarakter Islami, kita juga berharap selain mereka terserap di dalam negeri, mereka juga bisa melakukan kegiatan di luar negeri untuk bekerja sebagai tenaga kesehatan," ucap Dr. Abdurrahman. Harapan ini bukan sekadar cita-cita tanpa landasan, mengingat tren permintaan tenaga perawat dan teknisi kesehatan di luar negeri terus meningkat setiap tahunnya.

Jejak Alumni Aceh di Berbagai Penjuru Dunia

Untuk memotivasi para lulusan baru, pihak kampus memaparkan data nyata mengenai keberhasilan para senior mereka yang telah lebih dulu menginjakkan kaki di mancanegara. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 51 alumni Poltekkes Aceh telah bekerja secara aktif di berbagai belahan dunia. Angka ini dipastikan akan terus bertambah dalam waktu dekat.

"Saat ini, sebanyak 51 alumni dari Poltekkes Aceh sudah bekerja di luar negeri, ada di berbagai negara, selain itu ada 4 alumni menunggu keberangkatan ke Qatar, 3 alumni persiapan berangkat ke Jepang dan satu orang lagi sedang persiapan berangkat ke Arab Saudi," ujar Direktur. Keberhasilan para alumni di negara-negara dengan standar kesehatan tinggi seperti Jepang dan Qatar menjadi bukti bahwa kurikulum dan pola didik di kampus ini telah memenuhi kualifikasi internasional.

Komitmen Institusi dalam Pemantauan Karier Alumni

Bagi masyarakat Aceh dan calon mahasiswa yang ingin meniti karier di bidang kesehatan, Poltekkes Kemenkes Aceh menawarkan kepastian yang jarang ditemukan di institusi lain. Sebagai satu-satunya perguruan tinggi kesehatan di Aceh yang berada langsung di bawah naungan Kementerian Kesehatan, kampus yang berlokasi di belakang Gedung Wali Nanggroe, Darul Imarah Aceh Besar ini, menjanjikan sistem pendampingan alumni yang komprehensif.

Dr. Abdurrahman menegaskan bahwa tugas kampus tidak selesai hanya sampai prosesi wisuda berakhir. Pihak manajemen kampus akan terus memantau perkembangan karier setiap lulusan dan secara aktif membantu mereka menemukan peluang kerja yang tepat. "Poltekkes Aceh adalah satu-satunya milik Kementerian Kesehatan, mahasiswa Poltekkes dipersiapkan untuk langsung bisa bekerja, selain dididik secara profesional, setelah selesai mereka akan kita pantau dan bantu untuk mencari peluang pekerjaan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri," tegasnya.

Masa Depan Cerah Bersama Poltekkes Kemenkes Aceh

Dengan jumlah mahasiswa aktif yang saat ini mencapai 5.437 orang, Poltekkes Kemenkes Aceh terus bertransformasi menjadi institusi pendidikan yang progresif. Fokus pada penyerapan kerja menjadi nilai jual utama yang ditawarkan kepada calon mahasiswa. Di tengah ketatnya persaingan ekonomi, memiliki jaminan pantauan karier dari almamater merupakan keuntungan besar bagi para tenaga kesehatan muda.

Prosesi wisuda ke-47 ini menjadi bukti nyata bahwa putra-putri Aceh memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya di panggung dunia. Dengan kompetensi profesional dan karakter Islami yang kuat, para lulusan Poltekkes Kemenkes Aceh kini siap mengabdi demi kemanusiaan, di mana pun mereka berada. Dunia kini menunggu dedikasi dari para pahlawan kesehatan baru asal Aceh ini.

Terkini