by

PB Pemuda Muslim dan WSI Jabar Bantu Korban Banjir dan Longsor di Bogor

Visi.news – Gawe Bareng PB Pemuda Muslim Indonesia, Pimpinan Wilayah Wanita Syarikat Islam (PW WSI) Jabar dan SDIT-SMPIT Almadani Prima- Yayasan Almadani Prima belum lama ini membantu korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bogor.

Ketua Umum PB Pemuda Muslim Indonesia sekaligus Ketua Yayasan Almadani Prima Ervan Taufiq kepada visi.news, Senin (27/1/2020), mengatakan, bencana banjir bandang dan tanah longsor, pada Rabu lalu yang menerjang sebagian wilayah Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat masih menyisakan masalah.

“Korban banjir bandang dan tanah longsor ini mengalami trauma, dan kekurangan bahan makanan serta kondisi rumah mereka yang rusak akibat dampak banjir bandang dan tanah longsor tersebut,” ujar Ervan.

Bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bogor./visi.news/ist

Akibatnya warga yang hingga kini masih sangat membutuhkan perhatian dari semua pihak, terutama pemerintah.

Dorongan keprihatinan inilah, katanya, mendorong sejumlah pengurus Wanita Syarikat Islam (WSI) Wilayah Jawa Barat dan pengurus Wanita Syarikat Islam Cabang Kabupaten Bogor, bergerak membantu warga yang terkena dampak banjir bandang dan longsor. Dengan peralatan seadanya, para Wanita Syarikat Islam ini menembus medan yang cukup berat, bagi masyarakat umum, apalagi para Wanita SI ini

Selain itu, kata Ervan, bantuan bahan pokok berupa makanan siap saji hasil swadaya Siswa-siswi SDIT-SMPIT Almadani Prima, PB Pemuda Muslim Indonesia, Wanita Syarikat Islam Jawa Barat, dengan PW Pemuda Muslim Jabar dan Pandu Syarikat Islam, sedikit membantu meringankan korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Bogor.

Ibu-ibu dari PW WSI Jawa Barat dan guru-guru SDIT-SMPIT Almadani Prima terjun langsung menyalurkan bantuan ke lokasi bencana di Kabupaten Bogor meskipun medannya cukup berat./visi.news/ist

Ervan menyampaikan terima kasih kepada para donatur Orang Tua Siswa-siswi SDIT-SMPIT Almadani Prima, juga apresiasi atas inisiatif para pegiat  Pemuda Muslim Jabar dan Wanita Syarikat Jawa Barat dan Kabupaten Bogor yang menurutnya tak gampang melakukan hal seperti ini dalam situasi sekarang, padahal semua dalam susah.

“Tapi kesusahan kita tak sebanding dengan penderitaan korban banjir bandang dan tanah longsor, untuk itu ditengah kesusahan, masih ada diantara kita mau berbagai,” kata Ervan.

Pada kesempatan itu Ervan Taufiq dalam kapasitasnya sebagai Ketua Yayasan Almadani Prima menyerahkan titipan dari Para orang tua Siswa-siswi SDIT-SMPIT Almadani Prima bantuan uang tunai sebesar Rp. 5.000.000,- untuk pembangunan mushola yang hilang terseret longsor, juga sebagai bantuan pembelian material bangunan.

Panggilan Jiwa

Menanggapi  pertanyaan bahwa wanita mau terjun ke lokasi yang kondisi medannya cukup berat, Ketua PW WSI Jawa Barat Dra. Erma Ernadiawati mengatakan, karena hal itu merupakan panggilan jiwa.

“Mereka melakukan ini karena gerakan sosial semata dan keterpanggilan jiwa untuk membantu mengurangi beban penderitaan para korban, meski dengan segala keterbatasannya,” ungkap Erma kepada media di lokasi bencana banjir dan longsor di Kampung Bandar Sinar Harapan, Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Sabtu (25/1/2020).

Pihaknya, kata Erma lebih lanjut, datang membawa bantuan bahan pokok ala kadarnya agar dapat meringankan, dan yang terpenting kehadiran mereka dapat memberikan semangat bagi para korban bahwa mereka tak sendiri.

Menurut Erma, bantuan yang mereka distribusikan sementara hanya untuk 50 KK, sedangkan kebutuhan warga korban bencana lebih dari itu.

Hal lain disampaikan Pengurus Wilayah Pemuda Muslim Indonesia (PW PMI) Jawa Barat yang merupakan organisasi sayap pemuda Syarikat Islam Asep Nuklir.  Ia menuturkan bahwa dari kondisi dilapangan pihaknya mendapatkan beberapa data terkait korban meninggal hingga kini diketahui sejumlah 10 orang, 3 orang masih dalam pencarian.

Selain itu, kata Asep, sebagian besar rumah warga setempat rusak berat sehingga mereka tak dapat menempatinya lagi, dan membutuhkan perbaikan dari para stakeholder.

“Data kami, korban meninggal khusus di kampung Bandar Sinar akiabat 50 keluarga terdampak banjir bandang dan tanah longsor sebanyak 10 orang meninggal 3 belum ditemukan,” tambah Asep Nuklir.

Diungkapkan lebih lanjut, ada sekitar 60 persen rumah warga rusak parah sehingga membutuhkan bahan bangunan. “Bahan bangunan ini perlu segera disalurkan agar mereka dapat membangun lagi rumah mereka yang rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor,” kata Asep.

Turut serta dalam rombongan adalah Para Guru dan Siswa-siswi SDIT-SMPIT Almadani Prima dan Pandu Syarikat Islam, selain membawa bantuan sosial, rombogan Syarikat Islam ini juga melakukan bakti sosial dilokasi bencana.@mpa

sumber: visi.news

News Feed